Jumat, 15 April 2016

Tugas dan Fungsiku sebagai Bidan di Desa

Penempatan bidan di desa sebagai tenaga kesehatan berperan sangat penting dalam mengatasi masalah tersebut. Mereka ditempatkan dan bertugas di desa yang mempunyai wilayah kerja satu sampai dua desa dalam melaksanakan tugas pelayanan medis baik di dalam maupun di luar jam kerja dan bertanggung jawab langsung kepada kepala puskesmas

Pelayanan Bidan

Pelayanan adalah suatu aktifitas yang bertujuan untuk memberikan pertolongan, bimbingan, pendidikan, perlindungan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat agar dapat melaksanakan fungsi sosialnya dengan baik. Menurut Azwar (2004) pelayanan kesehatan yang terdapat dalam masyarakat secara umum dapat dibedakan atas tiga macam yaitu:

1)Pelayanan Kesehatan tingkat I, pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan pelayanan yang bersifat dasar,

2)Pelayanan kesehatan tingkat II, pelayanan kesehatan yang lebih mengutamakan pelayanan spesialis satu bahkan kadang-kadang pelayanan sub-spesialisasi tetapi terbatas,

3)Pelayanan kesehatan tingkat III, pelayanan kesehatan yang mengutamakan pelayanan spesialisasi serta sub-spesialisasi.

Tujuan Penempatan Bidan di desa

Tujuan penempatan bidan di desa secara umum adalah untuk meningkatkan mutu dan pemerataan pelayanan kesehatan melalui puskesmas dan Posyandu dalam rangka menurunkan angka kematian ibu, anak balita dan menurunkan angka kelahiran, serta meningkatkan kesadaran masyarakat berperilaku hidup sehat.

Secara khusus tujuan penempatan bidan desa adalah :

  1. Meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,
  2. Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan,
  3. Meningkatkan mutu pelayanan ibu hamil, pertolongan persalinan, perawatan nifas dan perinatal, serta pelayanan kontrasepsi,
  4. Menurunnya jumlah kasus-kasus yang berkaitan dengan penyulit kehamilan, persalinan dan perinatal,
  5. Menurunnya jumlah balita dengan gizi buruk dan diare,
  6. Meningkatnya kemampuan keluarga untuk sehat dengan membantu pembinaan kesehatan masyarakat,
  7. Meningkatnya peran serta masyarakat melalui pendekatan PKMD termasuk gerakan Dana Sehat (Depkes RI, 2002).

Kedudukan Bidan Desa

Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (1997), diuraikan bahwa bidan di desa adalah bidan yang ditempatkan, diwajibkan tinggal serta bertugas melayani masyarakat di wilayah kerjanya, yang meliputi 1 sampai 2 desa. Dalam melaksanakan tugasnya bidan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Puskesmas setempat dan bekerja sama dengan perangkat desa.

Tugas Pokok Bidan di Desa

Tugas pokok seorang bidan di suatu desa adalah sebagai berikut: 1)Melaksanakan kegiatan di desa wilayah kerjanya berdasarkan urutan prioritas masalah kesehatan yang dihadapi, sesuai dengan kewenangan yang dimiliki dan diberikan, 2)Menggerakkan dan membina masyarakat desa di wilayah kerjanya (Depkes RI, 2002).

Fungsi Bidan di Wilayah Kerjanya

Fungsi seorang bidan desa di wilayah kerjanya adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan pelayanan kesehatan meliputi asuhan kehamilan, asuhan persalinan, asuhan bayi baru lahir, perawatan anak balita, pelayanan keluarga berencana (kontrasepsi),
  2. Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di rumah-rumah,
  3. Menggerakkan dan membina peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan, yang sesuai dengan permasalahan kesehatan setempat,
  4. Membina dan memberikan bimbingan teknis kepada kader serta dukun bayi,
  5. Membina kelompok dasa wisma di bidang kesehatan,
  6. Membina kerja sama lintas program, lintas sektoral dan lembaga swadaya masyarakat,
  7. Melakukan rujukan medis maupun rujukan kesehatan kepada puskesmas kecuali dalam keadaan darurat hams dirujuk ke fasilitas kesehatan lainnya,
  8. Mendeteksi secara dini adanya efek samping dan komplikasi pemakaian kontrasepsi serta adanya penyakit-penyakit dan berusaha mengatasi sesuai dengan kemampuan (Depkes RI, 2002)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar